Pengembangan Tes Diagnostik Pilihan Objektif Tiga Tingkat Guna Mendeteksi Miskonsepsi Ciri-Ciri Sosiologi

  • Mardiani Mardiani UNP
  • Ike Sylvia UNP
Keywords: Ciri-ciri Sosiologi, miskonsepsi, tes diagnostik

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari banyaknya nilai UTS siswa yang masih berada di bawah KKM yaitu 70 terlebih pada soal-soal  ciri-ciri sosiologi. Pengembangan tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat ini bertujuan untuk megidentifikasi miskonsepsi yang dialami oleh siswa dengan jumlah soal 20 butir. Hal ini dianalisis dengan teori tes modern/ item response theory, artinya respon subjek terhadap suatu item menunjukkan kemampuan kognitifnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode pengembangan Research and Development. Model pengembangan yang digunakan adalah model yang dikemukakan oleh Tessmer (formatif evaluation). Teknik pengumpulan datanya berupa tes dan angket. Dari angket respon (efektivitas) siswa, diketahui bahwa tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat efektif untuk digunakan, dan dari data tes soal diketahui tingkat pemahaman siswa, persentase mengerti konsep 44,9%,  dan miskonsepsi 45,25% serta tidak mengerti konsep 11,6%. CVI dari soal yang dikembangkan menunjukkan hasil 0,90 dengan kategori sangat sesuai, dan reliabilitasnya 0,457 dengan kategori cukup

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-09-30
How to Cite
Mardiani, M., & Sylvia, I. (2019). Pengembangan Tes Diagnostik Pilihan Objektif Tiga Tingkat Guna Mendeteksi Miskonsepsi Ciri-Ciri Sosiologi. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 69-79. https://doi.org/10.24036/sikola.v1i1.1